Sabtu, 14 Juni 2014

Definisi Intelegensi Menurut Para Ahli

Definisi Intelegensi Menurut Para Ahli. Banyak defenisi tentang intelegensi yang telah dikemukakan oleh para ahli, namun kami akan menjelaskan sebagian dari dafenisi yang dikemukakan oleh banyak para ahli.

Super & Crites mengemukakan suatu definisi yang sering dipakai oleh sebagian orang sebagai berikut :
"Intelegence has frequently been defined as the ability to adjust to the environment or to leam from experince" (Super & Crites, 1962 : 83).

Intelegensi telah sering didefinisikan sebagai kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan atau belajar dari pengalaman.
Manusia hidup dan berinteraksi di dalam lingkungannya yang kompleks. Untuk itu ia memerlukan kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan demi kelestarian hidupnya. Hidupnya bukan hanya untuk kelestarian pertumbuhan, tetapi juga untuk perkembangan pribadinya. oleh karena itu manusia harus belajar dari pengalaman.
Definisi tersebut diatas, oleh Garrett dipandang sebagai definisi yang terlalu luas, umum, kurang operasional. Dengan mempelajari definisi itu, orang mungkin masih dapat mengalami kesulitan dalam mengaplikasikan konsep itu. Oleh karena itu, Garrett (1946) mencoba mengemukakan definisi intelegensi yang lebih operasional sebagai berikut :
"Intelegence, includes at least the abilities demanded in the solution of problems which require the comprehension and use of system" (Garrett, 1946 : 372)

Intelegensi itu setidak-tidaknya mencakup kemampuan-kemampuan yang diperlukan untuk pemecahan masalah-masalah yang memerlukan pengertian serta menggunakan simbol-simbol.
Manusia hidup senantiasa menghadapi permasalahan, setiap permasalahan harus dipecahkan agar manusia memperoleh keseimbangan dalam hidup. Untuk itu kemampuan-kemampuan pemecahannya dengan menggunakan pengertian serta simbol-simbol.
Definisi lain lagi tentang intelegensi dikemukakan oleh Bischof, ia mendefinisikan dalam arti yang lebih khusus. Intelegensi ialah kemampuan untuk memecahkan segala jenis masalah.
Rumusan definisi yang berbeda namun pengertiannya sama dengan definisi yang dikemukakan oleh bischof diatas, dikemukakan oleh Heidenrich sebagai berikut :
Intelegensi menyangkut kemampuan untuk belajar dan menggunakan apa yang telah dipelajari dalam usaha penyesuaian terhadap situasi-situasi yang kurang dikenal, atau dalam pemecahan masalah-masalah.

Apabila kita amati, keempat definisi yang disajikan diatas meskipun rumusannya berbeda-beda, namun mengandung isi dan pengertian yang sama dalam arti tidak bertentangan. Dlam dua definisi terakhir tersirat bahwa intelegensi merupakan kemampuan "problem solving" dalam segala situasi yang baru atau yang mengandung masalah. Perlu diketahui bahwa "problem solving dalam segala situasi mencakup permasalahan pribadi, permasalahan sosial, permasalahan akademik-kultural, serta permasalahan ekonomi keluarga.

Jadi dapat disimpulkan bahwa integensi adalah kemampuan seseorang untuk memecahkan suatu masalah baik masalah pribadi, sosial, pendidikan atau pengetahuan sehingga dengan kemampuan memecahkan masalah tersebut ia akan dapat menyesuaikan diri dengan masalah atau lingkungan yang dihadapai

0 komentar:

Posting Komentar